Handry

[Gigs] Rabu Raptor II : Fright Fest

In Catatan Mahasiswa Biasa, Gigs & Stage Performance on 17/12/2011 at 4:40 pm

Bersama “Salim 190”, menghentak dengan Supermassive Blackhole dan Crazy Little Thing Called Love

Rabu Raptor. Sebuah acara yang digagas oleh Divisi Seni dan Budaya KMSBM ITB dan direncanakan diadakan tiap tahunnya. Telah dimulai semenjak tahun lalu, sukses menghentak untuk pertama kalinya di pelataran kantin bawah milik SBM ITB. Saat itu dengan bintang utama Balum, virtuoso lokal SBM dengan skill internasional, penonton diajak terhanyut hingga perhelatan usai ketika itu.

Untuk tahun ini, memasuki Volume II dengan tajuk “Fright Fest” dan penampil diharuskan minimal membawakan 1 lagu tribute untuk musisi/band yang telah berstatus almarhum, mungkin karena berdekatan dengan Halloween. Kali ini, dengan dana yang lebih memadai,  acara dapat digelar di pelataran parkir SBM ITB. Dengan ukuran panggung yang mengundang keleluasaan dalam menyuguhkan aksi, ternyata tak melulu menjadi jaminan riuhnya massa semenjak ‘kick-off’. Sebenarnya seharusnya pelataran seluas ini mampu menampung lebih dari itu, namun memang yang datang kebanyakan kalangan intern SBM sendiri, untuk ekspansi memang terlebih dahulu membutuhkan Guest Star, dan hal ini diharapkan dapat terealisasikan untuk volume selanjutnya.

Seperti kebanyakan acara musik Mahasiswa, Fright Fest ini memang ditempatkan sebagai wadah bermusik untuk para Mahasiswa SBM yang dikenal memiliki tingkat kreatifitas tak perlu diragukan, berkat Pak Benjon dan Bunda tentunya, terimakasih.

Saya sendiri menjadi salah satu penampil bersama “Salim 190”, yang terinspirasi dari Salim Alaydrus dengan ‘cap jaguuuung’ nya, bermaterikan Josua Todo yang siap menggebuk, Chandra Eko liar nan mencabik, Giusti Reza tak lupa membalut alunan dengan distorsi, dan saya sendiri menyandang Flying V pinjaman dan melantangkan lirik di belakang mikrofon. Perlu kesabaran menanti giliran melancarkan aksi panggung, mendapatkan jatah sekitar jam 11 malam, dengan sepoinya angin bertiup tak salah lagu ‘Supermassive Blackhole’ yang dicanangkan sebagai penghangat pertama, dan ditutup dengan keriangan dari masterpiece milik Queen,’Crazy Little Thing Called Love’. Overall, penampilan tak dapat dikatakan luar biasa namun tak buruk. Tanpa rehearsal tentunya musisi manapun akan menemui kesulitan beradaptasi dengan minimnya waktu yang diberikan per masing-masing penampil, hanya 600 detik.  Dan dengan hanya mencicipi dua kali 2 jam sesi practice, performa Salim telah maksimal, tak akan lebih dari ini, sudah cukup lumayan.

Pengadaan rehearsal perlu menjadi catatan bagi panitia tahun depan, demi kualitas yang disuguhkan, disamping perlu adanya tambahan magnet massa di puncak acara dalam bentuk Guest Star yang mumpuni.

Formasi :

Handry Martha Yudha (Vocal, Guitar)

Chandra Eko Putra (Bass)

Giusti Reza (Guitar)

Josua Todo Dwiputra Siagian (Drum)

 

17 Desember 2011

Handry

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: