Handry

Last but not least

In Tugas Mata Kuliah "Creativity & Innovation", UAS Creativity & Innovation on 10/12/2011 at 2:24 pm

Mungkin ini adalah post terakhir untuk kelas “Creativity & Innovation”, tapi Insyaallah bukan yang terakhir untuk blog ini, yang semoga tetap akan terisi oleh tulisan yang mampu menginspirasi, seperti topik-topik yang telah diangkat melalui kuliah ini.

Ilmu dan pengalaman selama satu semester ini cukup banyak menginspirasi dan berkesan. Tak membosankan yang terpenting.

INTERAKTIF : Bagaimana para Mahasiswa dipacu untuk menyelesaikan suatu permasalahan yang diangkat secara berkelompok, semisal harus mengingat 20 tokoh dunia dengan membuat sebuah alur cerita lalu dibacakan di depan kelas. Ini merangsang Mahasiswa untuk berkreasi sekreatif mungkin agar permasalahan yang ada menjadi tak sesulit yang dibayangkan.

YANG BARU : Selalu menekankan pada pembaharuan. Inovasi lalu inovasi. Apa yang telah ada, dikreasikan, atau bahkan memulai kebaruan dari titik nol semisal membuat rancangan Business Model sendiri, tanpa batas, sekreatif otak mampu merancang. Hal ini bagus untuk para calon entrepreneur yang selalu dituntut melakukan improvisasi serta inovasi dalam perjalanan bisnis yang diarungi.

OUT OF THE BOX : Poin penting yang juga diangkat oleh Pak Apiq dan Kak Bayu, untuk berpikir di luar jalur mainstream. Jangan diperbudak oleh pemikiran sempit yang sebenarnya tercipta oleh alam bawah sadar kita sendiri, coba untuk keluar. Beberapa permainan disuguhkan sebagai bentuk aplikasi, seperti menyeberangkan satu keluarga ke sisi tebing lain, menghubungkan titik, dll.

BAGUS ? BERARTI TELAH ADA : Satu kalimat dari Pak Apiq yang masih saya ingat adalah apabila kita memikirkan sebuah ide bisnis atau ide inovatif, lalu misal, kita ceritakan pada orang lain tentang ide kita tersebut dan orang itu menganggap “Wah bagus!”, kemungkinan besar ide itu telah terpikirkan oleh orang lain pula. Jadi jangan takut untuk mencetuskan ide yang dianggap “Gila” karena tak semua orang memikirkannya.

PENGALAMAN PAKAR : Selain Pak Apiq sendiri sebagai pakar dalam bidang Matematika Inovatif, kuliah CI ini terhitung dua kali mendatangkan dua figur yang telah memiliki reputasi dalam bidang masing-masing. Pertama adalah Pak Ridwan Kamil, sebagai pakar arsitektur yang peduli terhadap lingkungan, serta yang kedua adalah Pak Budi Rahardjo, seorang pakar IT yang pula aktif menulis di blog pribadinya, bahkan sempat dinobatkan sebagai blog inspiratif oleh media cetak. Pengalaman dari para pakar ini tentunya menambah pengetahuan, dari seluk beluk mengenai peristiwa yang mereka alami sehingga kita lebih peduli dan tentunya lebih memahami.

Semoga kuliah CI ini semakin menarik ke depannya, dan benar-benar mampu melahirkan generasi inovasi di waktu mendatang. Amin

Handry Martha Yudha – 19009165

School of Business and Management ITB

Sabtu, 10 Desember 2011

NUHUN Pak Apiq, Kak Bayu 🙂

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: