Handry

Sebuah Nama, Sebuah Doa, Sebuah Cerita

In Tugas Mata Kuliah "Creativity & Innovation" on 17/08/2011 at 1:53 am

Bukan. Ini bukan akan menelusuri sepak terjang grup band asal Bandung, Peterpan, yang memiliki judul album nyaris serupa dengan judul di atas. Namun, jika ditarik secara lurus, garis besarnya tak kan jauh dari makna yang ingin disampaikan pada akhirnya.

“Nama adalah doa..” adalah ungkapan yang telah fasih dilafalkan oleh para pengagum sastra dan bahasa, yang ingin menginterpretasikan bahwa untaian doa dalam nama tak sekedar hiasan, namun pengharapan yang tersimpan.

Jutaan nama di dunia, atau dengan kata lain jutaan pula doa dipanjatkan oleh para orang tua untuk buah hati mereka, agar kelak menjadi apa yang telah semula diharapkan, dan di penghujung tujuan mampu mengucapkan syukur dengan hela nafas yang menyiratkan kelegaan, “Anakku telah menjadi ‘seseorang’..”

Tak akan terlalu jauh atau membahas mengapa orang tua Einstein memberi nama anak mereka ‘Albert’, cukup dari yang terdekat dulu, diri sendiri. Dalam hal ini, “Handry Martha Yudha Burhanuddin”

Mungkin ‘kesederhanaan’ yang ingin sekali ditiupkan pada jiwa saya melalui nama ini. Memang datangnya kesimpulan ini saya tarik sendiri, namun bukan tanpa sebab yang samar, hanya butuh setitik pengertian.

“Handry”, adalah gabungan nama kedua orang tua saya yaitu “burHAN” Dan “sRI” sehingga menjadi satu kesatuan nama utuh yang Alhamdulillah masih melekat pada diri saya hingga saat ini.

“Martha”, diambil dari nama bulan saat saya terlahir dan pertama kali mengenal dunia, yaitu Maret.

“Yudha” , diambil dari nama almarhum kakek saya, yaitu “Joedono” (dibaca : Yudono)

“Burhanuddin” , diambil dari nama belakang Ayah, “Bob Burhanuddin”

Jika ditelaah, proses pencarian nama saya ini terlihat mengalir saja, tak terlalu bermakna filosofis ataupun nampak berlelah diri mencari di kamus tebal serta buku pintar untuk menyalurkan keinginan dan pengharapan secara rumit. Namun, mungkin memang maksud mereka yang demikian adanya. Dengan doa yang ditetapkan, agar senantiasa berada dalam kesederhanaan namun tetap dapat tegap berdiri sesuai ‘darah’ yang diwariskan almarhum kakek yang Ex-Pejuang Kemerdekaan, pantang menyerah.

Hingga saat rasa syukur ini selalu terlimpah untuk apa saja yang telah saya miliki, tak terkecuali nama yang kini temani.

Nama. Memang hanya sebuah kemasan yang baik buruknya ditentukan oleh apa yang berada di dalamnya, dan pada akhirnya kembali berpulang pada diri ini ingin mengisi dengan ‘arti’ yang seperti apa. Tentunya dengan harapan agar misi kesederhanaan yang dipercayakan dalam hidup ini mampu terjaga dengan baik sejauh nafas ini mampu menopang raga ‘tuk jejaki bumi.

“Handry” adalah saya. 

Handry

Rabu, 17 Agustus 2011

Iklan
  1. “apa arti sebuah nama” adalah pendapat yang salah kaprah.
    salam berbagi kebaikan

  2. Sederhana namun penuh makna. Mengabadikan kesatuan Ibu dan Ayah adalah dasar seluruh kehidupan manusia.

    Salam kreatif!

  3. berat amat gel bahasanya :hammer:
    tapi mantap dah 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: